‘Putri Duyung Indonesia’ Pecahkan 2 Rekor Nasional di Aceh

Atlet freediving Indonesia, Nikita Fima Atriyu.
VIVA – Atlet selam Indonesia, Nikita Fima Atriyu, berhasil memecahkan rekor nasional pada ajang Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2018 yang digelar di Balohan, Sabang, Aceh. Nikita memecahkan rekor nasional dari disiplin ilmu Constant Weight (CWT) dan Free Immersion (FIM).

Pada disiplin CWT, Nikita berhasil memecahkan rekor nasional dengan menyelam hingga kedalaman 43 meter, sehingga memecahkan rekor miliknya sendiri dengan torehan sebelumnya 41 meter.

Pada disiplin FIM, wanita yang berjuluk ‘putri duyung Indonesia’ ini juga memecahkan rekor nasional miliknya dengan nilai kedalaman mencapai 42 meter. Sebelumnya, ia memiliki catatan sedalam 40 meter.

“Alhamdulillah, disiplin pertama (CWT) saya menorehkan rekor nasional milik saya sendiri. Tahun lalu hanya 41 meter dan sekarang berhasil mencapai 43 meter. Sedangkan hari ini, saya juga mencatatkan rekor nasional dengan capaian 42 meter, sebelumnya 40 meter,” ujar Nikita pada VIVA saat ditemui di lokasi acara freediving, Selasa, 6 November 2018.

Ia baru pertama kali mengikuti event freediving di Sabang, sekaligus juga kali pertama menginjakkan kaki di Aceh. Tentunya, ada kesan tersendiri mengikuti ajang ini.

“Semoga acara ini lebih baik lagi, fasilitasnya semakin lengkap. Teman-teman mancanegara juga bilang ke saya, freediving di Sabang tahun ini lebih baik daripada tahun kemarin. Yang kendala hanya akses internet,” kata Nikita.

Ketua Indonesia Freediving Association (IFA) Stanley Sradaputta mengatakan, event SIFC 2018 banyak atlet yang ingin memecahkan rekor di negaranya masing-masing. Termasuk freediver dari Indonesia.

“Banyak yang pecah rekor nasional, ada 17 atlet yang berencana memecahkan rekor negara masing-masing di event SIFC 2018 ini, nanti kita lihat di hasil akhirnya gimana,” katanya.

SFIC 2018 diikuti 38 peserta yang berasal dari 23 negara. Tuan rumah Indonesia menyertakan dua atlet, wanita dan pria yakni Nikita Fima Atriyu dan Galih. Tiga disiplin ilmu diperlombakan pada SIFC 2018, yakni Constant Weight (CWT) yang diselenggarakan 3-4 November 2018, Free Immersion (FIM) 5-6 November 2018, dan Constant Weight no Fins (CNF) pada 7-8 November 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *