Harga Emas Antam Tak Ikut Global

Emas batangan yang ditransaksikan di Butik Emas Logam Mulia
VIVA – Harga emas di pasar global menguat, karena nilai tukar dolar Amerika Serikat yang tertekan, seiring keberhasilan Partai Demokrat yang menguasai DPR AS, sehingga mereka bisa memblokir kebijakan-kebijakan Presiden Donald Trump.

Selain itu, seperti dikutip dari Livemint, Kamis 8 November 2018 , pelaku pasar turut mengawasi pertemuan Fed selama dua hari ini, yang diprediksi akan kembali menaikkan suku bunga.

Harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi US$1.232,86 per ons, sedangkan emas di pasar berjangka AS, menguat 0,7 persen menjadi US$1.234,30 per ons.

Emas domestik

Sementara itu, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam), pada hari ini dibanderol turun sebesar Rp5.000 per gram dibandingkan dengan harga Rabu kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Kamis 8 November 2018, untuk pembelian di kantor Pulogadung, Jakarta Timur, emas dibanderol Rp660 ribu per gram.

Untuk pembelian kembali (buyback), Antam menetapkan seharga Rp580 ribu per gram atau turun sebesar Rp7.000 per gram dibandingkan Rabu kemarin.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,12 juta, 10 gram Rp6,19 juta, 25 gram Rp15,36 juta, dan 50 gram Rp30,65 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,24 juta, 250 gram Rp152,86 juta, dan emas 500 gram Rp305,52 juta.

Dan, untuk ukuran emas terkecil dan terbesar yang dijual Antam pada hari ini, yaitu untuk 0,5 gram dibanderol sebesar Rp355 ribu dan 1.000 gram sebesar Rp611,05 juta.

Untuk produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,86 juta dan Rp13,16 juta. Selanjutnya, produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dipatok Rp1,33 juta dan Rp3,18 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *