Ridwan Kamil Pastikan Pembangunan Jembatan Garut-Tasik Dipercepat

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil
VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta masyarakat memaklumi pembangunan jembatan Bailey di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya – Garut yang terdampak banjir, tepatnya di Desa Cipatujah.

Seperti diketahui, dampak hujan deras pada Selasa malam, 6 November 2018, mengakibatkan jembatan Pasangrahan yang menghubungkan dua kabupaten tersebut ambruk.

“Karena panjang sekali, seratus berapa meter gitu, jadi tetap harus ada dudukan di sungainya, kalau pendek kan bisa langsung,” ujar Ridwan di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9 November 2018.

Dia memastikan, penanganan petugas setempat terus berlangsung agar aktivitas masyarakat kembali normal. 

“Jadi intinya mah pertolongan sudah diproses. Mohon bersabar kita sedang bekerja mencari solusi tercepat,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, progres petugas menangani bencana berjalan dengan respons cepat. 

“Untuk yang sifatnya emergency, kami sudah sangat cepat tanggap. Subuhnya terjadi kejadian, siangnya sudah saya perintahkan jembatan Bailey untuk dilakukan proses. Mudah-mudahan dua atau tiga hari selesai sehingga ekonomi tidak terganggu,” katanya.

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil memastikan tanggap bencana untuk daerah lain akan berjalan sebagaimana mestinya. 

“Hal-hal yang sifatnya kemanusiaan, kami juga ada dana darurat. Jadi Jawa Barat dari sisi penanggulangan masih dalam kendali karena sering terjadi dan sudah pengalaman,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, hujan deras secara terus menerus sejak Senin malam, 5 November 2018 sampai Selasa, 6 November 2018, menyebabkan banjir dan Jembatan Pasanggrahan di Desa Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, putus.

Jembatan yang menghubungkan pesisir Tasikmalaya dan Garut Selatan tersebut putus total akibat terbawa arus sungai. Selain itu, puluhan rumah di Cipatujah tergenang banjir akibat luapan sungai.

“Akibat hujan deras dan banjir, jembatan Cipatujah-Ciandum putus terbawa arus sungai. Jalur Selatan Tasikmalaya menuju Garut putus. Kita sudah terjunkan tim BPBD ke lokasi kejadian,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir. (ase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *