Facebook Diam-diam Luncurkan Aplikasi Pesaing Tik Tok

Tampilan antarmuka aplikasi musik Facebook pesaing TikTok
VIVA – Facebook diam-diam meluncurkan aplikasi Lasso, yang merupakan pesaing Tik Tok. Peluncuran ini memang disimpan rapat, tak ada pernyataan resmi di website aplikasi anyar tersebut. 

Satu-satunya petunjuk Facebook meluncurkan Lasso yakni dari postingan dari Manajer Produk Lasso, Bowen Pan dan Manajer Produk Facebook, Andy Huang. 

Media sosial besutan Mark Zuckerberg ini meluncurkan aplikasi Lasso untuk memenangkan kembali hati dari pengguna muda. 

Belakangan ini, pengguna muda memang enggan menggunakan Facebook dan lebih memilih aplikasi lain. Pada 2018 saja, cuma setengah pengguna muda yang mengaku masih menggunakan Facebook. Kondisi ini sangat kontras dibanding pada 2014, yang mana 71 persen pengguna muda masih menggunakan Facebook. 

“Lasso adalah aplikasi mandiri baru untuk video pendek. Kami sangat senang dengan potensinya di sini dan kami akan menerima masukan dari kreator dan pengguna,” ujar Facebook kepada laman The Verge, Minggu 10 November 2018. 

Juru bicara Facebook mengonfirmasi, peluncuran Lasso di platform iOS dan Android sejauh ini tersedia untuk di Amerika Serikat.

Pengguna bisa masuk ke aplikasi Lasso melalui Instagram atau menggunakan akun Facebook. Nantinya Lasso akan mengharuskan pengguna untuk mengizinkan aplikasi tersebut mengakses halaman profil foto, dan video pengguna. 

Aplikasi musik Lasso yang disiapkan Facebook dipandang bisa menjadi pendekatan yang baik, daripada menjejalkan fitur-fitur remaja seperti Lip Sync Live ke aplikasi utama.

Facebook memiliki kesempatan untuk menantang aplikasi milik China ByteDance tersebut. Kebanyakan orang tidak tertarik pada kamera, terutama bagi remaja yang canggung. Tetapi dengan soundtrack yang tepat, video selfie bisa menjadi sesuatu yang unik untuk dipertontonkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *