AHY: Demokrat Fokus di Pemilu Legislatif

Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
VIVA – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjawab diplomatis saat dikonfirmasi apakah pihaknya akan maksimal mengkampanyekan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Menurut AHY, caleg-caleg Partai Demokrat hanya fokus memenangi pertarungan di dapilnya masing-masing. “Yang jelas caleg itu tujuannya adalah untuk menang. Mendapatkan kursi sebagai wakil rakyat. Segala hal strategi dijalankan disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing,” kata AHY saat dikonfirmasi awak media di sela-sela acara pembekalan caleg Demokrat di Hotel Sultan Jakarta Selatan, Sabtu 10 November 2018. Menurut putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, Pileg tahun 2019 merupakan tantangan yang berat bagi partainya karena tidak ada kader yang diusung sebagai capres dan cawapres. Menurut AHY, ada keuntungan yang besar bagi partai yang mengusung kadernya selaku capres dan cawapres. Elektabilitasnya dapat tinggi karena diuntungkan dengan sistem pemilu 2019. Karena tidak mengusung capres atau cawapres, saat ini ungkap AHY, partainya mengedepankan figur para caleg di dapilnya masing-masing untuk meraih kursi. “Iya, caleg memang harus jadi yang terdepan. Apalagi ini konteksnya pileg. Kami berharap dengan mempersiapkan para caleg kami dengan pengetahuan wawasan strategi, taktik yang efektif kalau itu dijalankan dengab baik, maka mudah-mudahan mereka semakin dikenal, disukai, dan didukung oleh masyarakat di dapil masing-masing,” kata AHY.

Target 15 Persen

Mantan perwira TNI AD itu juga meminta para caleg partainya bekerja keras mengejar perolehan suara 15 persen dalam Pileg tahun 2019. Itu target partai berlambang mercy supaya tetap bersinar pada pemilu berikutnya.

“Kami punya ikhtiar lebih lagi supaya bisa meraih suara sampai 15 persen,” kata AHY

Dia berharap, adanya pembekalan dari Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, caleg-caleg partainya dapat lebih siap berkompetisi dengan cara sportif, dan capai target yang ditentukan.

Mantan calon gubernur DKI Jakarta itu menyadari kontestasi pemilu 2019, sangat berat untuk partainya. Namun dengan kerja keras, menurut dirinya, itu semua bisa diatasi.

“Oleh karena itu kami harus bekerja keras, sungguh-sungguh, serius, caleg-caleg juga harus rajin turun ke lapangan, bertemu masyarakat, kreativitasnya bagus, menyapa semua elemen,” ujarnya. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *