Antisipasi Penjarahan di Mamasa Usai Gempa, Polisi Berpatroli

Ilustrasi polisi patroli
VIVA – Jajaran kepolisian resor Mamasa, Sulawesi Barat, terus melakukan patroli 24 jam secara bergantian di saat gempa bumi terus-menerus mengguncang wilayah itu sejak satu pekan terakhir ini.

Reporter TvOne melaporkan, selain untuk menjaga sejumlah objek vital dari aksi kejahatan seperti penjarahan, patroli keliling dilakukan untuk mencegah aksi pencurian di rumah penduduk, yang kini ditinggalkan pemiliknya mengungsi.

Gempa yang terus terjadi membuat kurang lebih dari 15 ribu orang warga Mamasa mengungsi. Kini mereka tersebar di 16 titik lokasi pengungsian.

Warga masih takut kembali ke rumah lantaran Mamasa masih terus dilanda gempa dengan skala di bawah 5 skala richer. Gempa bisa dirasakan warga hingga lima kali dalam sehari.

Dengan membawa senjata laras panjang, personel satuan reserse dan kriminal Kepolisian Resor Mamasa melakukan patroli keliling kota guna mencegah aksi kejahatan di tengah musibah gempa.

Sesekali tim patroli memeriksa beberapa objek vital, seperti toko swalayan, kantor perbankan, hingga kantor-kantor pemerintah. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *