Mobil Listrik Blits Bisa Tiba di Jakarta Berkat Komponen Ini

Mobil listrik Blits
VIVA – Mobil listrik hasil kolaborasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Budi Luhur, Blits akan menempuh perjalanan hingga 15 ribu kilometer. Mobil listrik yang didukung PT Perusahaan Listrik Negara itu dibawa keliling Indonesia.

Meski sudah dirancang sebaik mungkin, bukan berarti mobil karya anak bangsa itu bebas masalah. Banyak kendala yang dialami dalam perjalanan. Seperti yang disampaikan Direktur Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif ITS, Muhammad Nur Yuniarto.

“Kami mulai jalan 31 Juli 2018 dari ITS Surabaya. Kira-kira jarak 20 kilometer, transmisi yang kami buat pertama kali jebol. Akhirnya, kami tarik lagi ke kampus, revisi transmisi. Kembali kami uji sampai 300 kilometer,” ujarnya di Budi Luhur, Tangerang, Senin 12 November 2018.

Ia menjelaskan, proses rekondisi transmisi butuh waktu dua bulanan. Maka, perjalanan kembali dimulai pada Oktober 2018 dari ITS, Surabaya. Setelah berjalan sampai 30 kilometer, tidak ada masalah. Namun di kilometer 400, transmisi kembali bermasalah.

Mobil listrik Blits karya ITS

“Kali ini kami tidak punya pilihan, akhirnya kami tetap jalankan dengan kondisi transmisi tidak sehat. Sampai Seragen, sudah tidak bisa jalan, rusak total. Akhirnya kami towing dari Sragen ke Yogyakarta, dan kami mampir ke bengkel Wahyu Lamban,” tuturnya.

Sesampainya di bengkel, tim mengganti transmisi dengan Toyota Alphard. Blits akhirnya sampai ke Jakarta dengan melewati jalur Magelang.

“Dari Yogyakarta menuju Magelang, sangat rusak jalannya, menuju ke Semarang. Dan akhirnya sampai sini (Budi Luhur). Bagusnya, kami tidak pernah mengalami masalah dengan Kepolisian, karena kami dapat izin penuh dari Korlantas Polri dan dapat pelat nomor serta surat uji coba kendaraan,” katanya.

Blits akan mulai perjalanan lagi menuju Medan, Sumatera pada Rabu 14 November 2018. Setelah itu, Aceh, Sabang, Pontianak, Sampit, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Kendari, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Merauke, Kupang, Labuan Bajo, Bima, Mataram, Bali, Banyuwangi dan finish di Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *