Soal Skybridge, Dirut Sarana Jaya Sebut Terus Koordinasi dengan KAI

Proyek skybridge Tanah Abang telah memasuki tahapan pemasangan rangka baja.
VIVA – Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia agar bisa bekerja sama dengan baik, terkait pembangunan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge di Tanah Abang,Jakarta Pusat.

“Ya kita koordinasi terus, pokoknya apa yang diharapkan oleh KAI akan kita akomodir. Begitu kan menambah waktu lagi dari beberapa hal yang harus disesuaikan dengan KAI,” ujar Yoory saat dihubungi via telepon, Selasa, 13 November 2018.

Yoory mengemukakan, pihak KAI sudah memberikan rincian permintaan yang harus dipenuhi. Permintaan tersebut semata-mata ingin memberikan fasilitas lebih kepada pengguna jasa kereta api, bus dan masyarakat yang akan berbelanja di Tanah Abang. 

“PT KAI sudah memberikan beberapa rincian seperti menambah jumlah toilet, membuat halte bus di Jalan Jatibaru -Tanah Abang  dan dapat menghubungkan dari skybridge ke Stasiun Tanah Abang langsung,” ujarnya.  

Sebelumnya diberitakan, Ombudsman DKI Jakarta menemukan lima hal yang belum disepakati Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT KAI terkait pembangunan skybridge. Masalah tersebut yaitu soal aset, flow penumpang, sarana dan prasana pendukung skybridge, gate dan pengamanan.

Saat ini, pembangunan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge Tanah Abang sudah mencapai  95 persen. Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2018. Namun PD Sarana Jaya masih memerlukan waktu dua minggu untuk melakukan tahap finishing. Pembukan sykbridge pun ditunda.

Jembatan penyeberangan itu akan dibangun sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. Pembangunan skybridge dilakukan dengan menerapkan empat zona yaitu, Zona A sampai Zona D. Jika pembangunannya rampung, ada 446 kios di jembatan penyeberangan itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *