Lahirkan Wirausahawan Muda, Kemenkop UKM Genjot Gerakan Mahasiswa

Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Mulai Meningkat
VIVA – Asisten Deputi Pengembangan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Harianto menjelaskan, pihaknya saat ini tengah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan para anak muda, untuk menjadi calon-calon wirausahawan yang sukses.

Salah satu upaya Kemenkop dan UKM merealisasikannya adalah dengan melakukan pengembangan program Gerakan Mahasiswa Wirausaha, yang sudah dilakukan di enam provinsi, yakni Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

“Dari program itu saat ini, kita sudah menghasilkan banyak pengusaha anak-anak muda, yang juga didukung dari sisi pembiayaan melalui bantuan pemerintah dengan nilai Rp10-13 juta,” kata Harianto di kantornya, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 13 November 2018.

Harianto mengaku pihaknya akan berupaya menjadi jembatan, antara industri UKM dan minat para anak muda untuk memasukinya sebagai seorang wirausahawan muda.

Saat ditanya apa faktor yang membuat pihaknya mendorong anak-anak muda agar bisa memasuki industri UKM dengan menjadi wirausahawan, Harianto pun menjelaskan bahwa semangat para anak muda atau milenial di era digital ini, merupakan hal yang harus didukung penuh oleh pemerintah.

“Makanya, kita juga melakukan sosialisasi ke berbagai universitas, agar jiwa wirausaha anak muda tumbuh di tingkat mahasiswa. Bahkan, kita juga memulai dari anak-anak SMA, agar mereka bisa jadi calon-calon wirausahawan baru sejak usia muda,” kata Harianto.

Mengenai bagaimana program Gerakan Mahasiswa Wirausaha itu diselenggarakan, Harianto menjelaskan bahwa pihaknya lah yang merekrut langsung para mahasiswa dari sejumlah universitas di enam provinsi tersebut, untuk diberikan pelatihan guna menghadapi proses seleksi.

Setelah proses seleksi mengerucut dari beberapa universitas di masing-masing provinsi itu, barulah mereka diberikan bantuan permodalan antara Rp10 juta sampai Rp13 juta untuk membangun sebuah usaha wiraswasta.

“Jadi, sekarang sudah ada sekitar 120 orang anak mudalah yang kita kembangkan sebagai calon wirausaha. Targetnya, kita akan kembangkan lagi untuk termin berikut, dan ke depannya akan ada lagi enam provinsi yang berbeda untuk pelaksanaan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *