Motor Listrik Gesits Dipesan Puluhan Ribu Unit

Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits' seusai melakukan audiensi dengan pihak-pihak yang terlibat proses produksi di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.
VIVA – PT Gesits Technologies Indo tidak lama lagi akan memulai proses produksi motor listrik Gesits. Meski demikian, hingga saat ini mereka belum mengumumkan banderolnya.

Chief Executive Officer GTI, Harun Sjech mengatakan, walau harga belum ada, namun sudah banyak yang melakukan pemesanan. Paling banyak dari perusahaan dan instansi negara.

“Yang pesan Telkom, Kadin Bali, PLN, Bank BJB, Menristekdikti untuk kampus-kampus, Presiden Jokowi, dan akan datang Panglima TNI untuk Babinsa,” ujarnya kepada VIVA, Rabu 14 November 2018.

Selain itu, ada juga beberapa pemesan pribadi dan perusahaan swasta. Kalau semua dijumlahkan, total pemesananya puluhan ribu unit.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mencoba motor Gesits.

“Telkom lima ribu unit, Kadin Bali sepuluh ribu unit. Dari online enam ribuan, campur ada pribadi dan swasta,” tuturnya.

“Kalau Bapak Jokowi, langsung pesan 100 unit sudah pasti, setelah produksi langsung kirim. Namanya orang jualan, beliau pesan 100 kami tulis. Pemesanan itu bentuknya masih MoU (Memorandum of Understanding). Itu pun belum terhitung dengan Panglima TNI untuk Babinsa,” katanya.

Sebagai informasi, rencananya Gesits akan dilepas ke pasaran dengan kisaran harga Rp22 juta sampai Rp23 juta. Harga tersebut dipatok tak hanya berdasarkan ongkos produksi, namun juga melihat harga motor konvensional yang sekelas dengannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *