Tantangan Bermain Teater Versi Chelsea Islan

Chelsea Islan.
VIVA – Beberapa kali terlibat dalam pementasan teater, kali ini Chelsea Islan kembali dipercaya untuk memerankan salah satu tokoh inti dalam teater Bunga Penutup Abad. Berperan sebagai sosok Annelies Mellema, Chelsea mengatakan jika ia sudah memerankan tokoh tersebut sebanyak tiga kali.

“Peran aku di sini jadi Annelies Mellema di teater Penutup Abad ini. Ini aku sudah ketiga kali peranin peran ini. Teater di atas panggung lebih percaya diri dan fokus, prosesnya lama ya, berhari-hari,” kata Chelsea di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 14 November 2018.

Ia juga menyebut bahwa teater memiliki tantangannya tersendiri, jika dibandingkan dengan bermain film layar lebar. Chelsea mengungkapkan jika ia harus menyesuaikan akting-nya dengan musik, tempo dan ritme.

“Tantangannya bisa menyesuaikan dengan musik, tempo, ritme, dan hapalan. Kalau film, salah bisa retake, tapi kalau di teater ya enggak bisa retake dan salah. Apa yang sudah diberikan sampai akhir jalani,” ujarnya.

Karena pementasan teater yang dilakoninya berlatar belakang kehidupan di tahun 1898 hingga 1918, beberapa bahasa yang digunakan pada saat itu harus dipelajari kekasih Daffa Wardhana itu secara detail.

“Ya pastinya ini diangkat dari karya Pramoedia Ananta Toer, dengan Bahasa Indonesia tempo dulu. Memang kita dari awal sudah pelajari itu bahasanya, karakternya. Dua tahun lalu aku sudah peranin Annelies. Aku hanya mengingat dan baca script aja,” ucap wanita berusia 23 tahun tersebut.

Bercerita mengenai karakter Annelies, Chelsea rupanya harus berperan sebagai gadis keturunan pribumi dan Indo-Belanda. Teater yang diselenggarakan di Taman Ismail Marzuki itu juga rupanya akan menampilkan sejarah Indonesia di masa kepemimpinan kolonial.

“Annelies Mellima adalah anak dari Nyai Ontosoroh, istri dari Minke. Annelis bisa dibilang keturunan pribumi dan Indo-Belanda. Annelis masih sangat muda, menguasai perusahaan mamanya. Sejarah Indonesia juga diperlihatkan di teater ini, di zaman kolonialisme itu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *