Royal Enfield Edisi Perang Dunia Mendarat di Indonesia

Royal Enfield Pegasus
VIVA – Secara global, Royal Enfield meluncurkan Classic 500 Pegasus pada Juli 2018 lalu. Kini, pabrikan motor asal India tersebut mulai mendistribusikan Classic edisi Perang Dunia Kedua itu untuk Indonesia, dengan jumlah terbatas.

Peluncuran resminya dilakukan di diler Royal Enfield Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu malam 14 November 2018. Classic 500 Pegasus adalah versi modern dari motor klasik Royal Enfield Flying Flea, yang kala itu bermesin 125 cc dua tak. Secara global, Pegasus hanya tersedia 1.000 unit.

India yang jadi negara basis produksinya kebagian 250 unit, sedangkan Indonesia 40 unit. Harga yang ditawarkan jelas lebih mahal. Motor retro bermesin 500 cc itu dijual dengan banderol Rp109,9 juta on the road Jakarta, sementara di negara asalnya hanya Rp90 jutaan.

“Classic 500 Pegasus bentuk penghormatan kepada kisah perang legendaris dan sejarah panjang ketangguhan Royal Enfield,” ujar Head Business Markets Asia Pacific Region Royal Enfield, Vimal Sumbly.

Royal Enfield Classis Pegasus 500.

Yang menjadi pembeda dari Classic 500 edisi standar adalah pada side bag alias tas di bagian belakang. Terdapat logo Pegasus berwarna merah maroon di tangkinya, dan saringan udara tertutup cover bahan kulit. Untuk warna, tersedia dua pilihan, service brown (cokelat) dan olive drab green (hijau).

Jantung pacu motor ala Perang Dunia itu sama dengan varian Classic 500 lainnya, yakni mesin satu silinder 499 cc yang dapat memuntahkan tenaga 27,5 daya kuda dan torsi maksimum 41,3 Newton meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *