Bahayanya Pakai Onderdil KW

Ilustrasi. Suku cadang sepeda motor di Cibubur, Jakarta Timur.
VIVA – Suku cadang palsu atau lebih dikenal dengan istilah 'KW', masih membayangi pemilik kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia. 

Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan atau MIAP, Justisiari Perdana Kusumah mengatakan, masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati saat membeli onderdil kendaraannya.

“Konsumen memang harus pandai juga, jangan hanya tergiur harga murah, lalu berpikir pilih barang (KW) itu saja,” ujar Justi di Jakarta, Jumat, 16 November 2018.

Menurut dia, pemalsuan suku cadang yang beredar di pasaran ada dua, yakni dengan membuat produk mirip orisinal namun dengan kualitas bahan yang lebih rendah, atau mengombinasikan komponen buatan dengan produk asli yang biasa disebut refurbished.

“Suku cadang KW itu ada yang memang barang baru, ada juga barang yang refurbished. Contoh kopling dan rem, itu kan komponen besinya masih pakai asli punya pabrik, tetapi kampasnya sudah bikinan entah gimana prosesnya,” tuturnya.

Justi menjelaskan, konsumen atau pemilik kendaraan bermotor harus mulai sadar keberadaan suku cadang palsu yang dipasang pada kendaraannya. Sebab bisa berpotensi membahayakan ketika kendaraan dipakai.

“Jadi ini yang harus diedukasi kepada masyarakat, bahwa jangan pikir rem itu enggak penting atau enggak ada urusan sama nyawa, maka dia bisa pilih KW. Lalu oli juga, jangan dipikir murah saja, pada kenyataannya bisa membuat pendek umur mobil,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *