Baiq Nuril Laporkan HM ke Polda, Didampingi 15 Pengacara

Baiq Nuril saat menunjukkan surat permohonan penundaan eksekusi.
VIVA – Terpidana kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Baiq Nuril, melaporkan HM terduga pelaku pelecehan seksual ke Polda NTB, Senin, 19 November 2018.

Bersama suami dan 15 tim pengacara, Baiq mendatangi ruang Direktorat Reserse Kriminal Umum melaporkan kasus pelecehan secara verbal yang dialaminya.

Baiq Nuril membawa sejumlah barang bukti terkait pelecehan yang dialami. Dia membawa salinan putusan Pengadilan Negeri Mataram yang mengungkapkan fakta bahwa HM melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Tim kuasa hukum Baiq Nuril, Apriadi Abdi Negara mengatakan, Nuril bersama tim kuasa hukum sengaja melaporkan kasus pelecehan seksual karena menunggu putusan tetap (inkracht) terhadap kasus Nuril.

“Kita melaporkan HM hari ini karena menunggu putusan inkracht atas kasus Baiq Nuril,” ujarnya.

Seperti diketahui, HM dilaporkan sesuai Pasal 294 ayat (2) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Isinya berbunyi, pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang karena jabatan adalah bawahannya, atau dengan orang yang penjagaannya dipercayakan atau diserahkan kepadanya.

“Ancaman pidananya enggak tanggung-tanggung itu, tujuh tahun penjara,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *