Pastor Diserang Air Keras Saat Ritual Pengakuan Dosa

Seorang pastor berusia 59 tahun terluka dalam serangan air keras di Ibu Kota Nikaragua, Managua.

Miguel Guevara baru saja selesai menyimak seorang jemaat dalam ritual pengakuan dosa di gereja Katedral Metropolitan ketika seorang perempuan menyiramkan air keras ke arahnya.

Pastor Guevara dirawat di rumah sakit karena mengalami luka bakar serius di bagian wajah, lengan, dan bahunya.

Para jemaat gereja berhasil membekuk perempuan itu dan mengurungnya di salah satu ruangan gereja sampai polisi tiba.

Polisi mengatakan mereka masih menyelidiki motif di balik serangan itu, namun media setempat menyebut perempuan itu mengenakan oblong bergambar janin di dalam rahim dengan menunjukkan isyarat cabul.

Seorang juru bicara kepolisian mengatakan mereka telah mengidentifikasi perempuan itu sebagai warga negara Rusia.

Serangan itu terjadi saat Gereja Katolik di Nikaragua mengalami tekanan. Pihak gereja mendapat kritikan tajam dari pemerintah, terkait perannya dalam unjuk rasa antipemerintah yang berlangsung sejak bulan April lalu.

Ratusan orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan. Gereja-gereja menjadi tempat berlindung bagi para aktivis oposisi dan sering dikepung oleh pasukan propemerintah.

Bulan Juli lalu, Presiden Ortega menuduh para rohaniawan Nikaragua berpihak pada para pengunjuk rasa, yang ia tuduh mencoba untuk menggulingkannya. “Para uskup berpihak pada para pengkhianat,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *